
*Babinsa Mersam Gencarkan Komsos, Ajak Warga Cegah Karhutla di Desa Peninjauan.*
Mersam, Jambi – Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan lingkungan dan masyarakat, Babinsa Koramil 415-02/Mersam Kodim 0415/Jambi, Koptu M. Abdullah, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama warga Desa Peninjauan, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batang Hari, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai sarana menyampaikan berbagai hal penting terkait pelestarian lingkungan dan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi terjadi pada musim kemarau, ketika kondisi cuaca yang panas dan kering dapat memicu terjadinya kebakaran dengan cepat.
Komunikasi sosial merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang dilakukan Babinsa untuk menjalin silaturahmi, menyerap informasi, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai persoalan yang berkembang di wilayah binaan, termasuk ancaman karhutla.
Dalam kegiatan tersebut, Koptu M. Abdullah memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai dampak buruk kebakaran hutan dan lahan terhadap lingkungan, kesehatan, maupun aktivitas masyarakat sehari-hari. Ia menegaskan bahwa pembakaran lahan untuk membuka kebun atau membersihkan area pertanian dapat menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan dan berpotensi meluas ke wilayah lain.
Menurutnya, selain merusak ekosistem dan sumber daya alam, kabut asap akibat kebakaran juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, khususnya penyakit infeksi saluran pernapasan, serta mengurangi jarak pandang yang membahayakan aktivitas transportasi darat maupun sungai.
Babinsa juga mengingatkan bahwa tindakan membakar lahan merupakan pelanggaran hukum yang dapat dikenakan sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar dapat segera ditangani sebelum meluas.
“Pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Kami mengajak warga untuk saling mengingatkan dan meningkatkan kewaspadaan demi menjaga keselamatan lingkungan, kesehatan masyarakat, serta kelestarian alam yang menjadi sumber kehidupan bersama,” ujar Koptu M. Abdullah.
Melalui kegiatan komunikasi sosial ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan semakin meningkat, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara bersama-sama demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan lestari di wilayah Kecamatan Maro Sebo Ulu.


