
Mersam, Jambi – Turnamen sepak bola tingkat desa tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan para pemuda, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta meningkatkan aktivitas positif masyarakat. Selain itu, kegiatan ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui meningkatnya penjualan UMKM di sekitar lokasi pertandingan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kepemudaan, Serda Witson Natrigas, Babinsa Koramil 415-02/Mersam Kodim 0415/Jambi, menghadiri pembukaan Turnamen Sepak Bola Tarkam di Desa Mersam, Kecamatan Mersam, pada Selasa (2/12/2025). Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Mersam, H. Asuro, beserta tokoh masyarakat lainnya.
Turnamen yang digelar di Lapangan Sepak Bola Tahan Kilang Desa Mersam ini diikuti oleh puluhan klub dari berbagai desa dan kecamatan. Ajang laga tahunan ini menjadi salah satu kegiatan yang paling ditunggu masyarakat karena membawa dampak positif, khususnya dalam membina bakat pemuda di bidang olahraga.
Serda Witson Natrigas yang memantau langsung jalannya kegiatan menegaskan dukungan penuh Babinsa terhadap kegiatan yang bersifat positif.
“Selain menjaga keamanan, kami juga memberi semangat kepada para pemain agar bertanding dengan penuh semangat. Tidak boleh terjadi keributan. Semua harus mengedepankan aturan dan menjunjung tinggi nilai sportivitas,” ujarnya.
Turnamen Tarkam ini tidak hanya menyatukan para pemuda, tetapi juga memberikan angin segar bagi para pelaku UMKM yang berjualan di area sekitar lapangan. Keramaian yang tercipta memberikan peluang ekonomi yang cukup baik bagi masyarakat.
Ketua Karang Taruna, Salman Alfarisi, menyampaikan apresiasi kepada Babinsa yang hadir dan memberikan dukungan penuh.
“Terima kasih atas partisipasi Pak Babinsa yang sedia hadir sekaligus menjadi simbol keamanan bagi masyarakat. Kehadiran Babinsa sangat mendukung suksesnya Turnamen Sepak Bola Tarkam Liga Mersam ini,” tuturnya.
Dengan terselenggaranya turnamen ini, diharapkan para pemuda semakin termotivasi untuk berprestasi di bidang olahraga serta memperkuat hubungan sosial antar desa. Kegiatan positif seperti ini menjadi wujud nyata sinergi antara masyarakat dan aparat dalam membangun semangat kebersamaan.


