
Sebapo, Jambi – Upaya serius dalam penanganan dan pencegahan stunting terus digiatkan di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Muaro Jambi. Pada Rabu (03/12/2025), Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Kodim 0415/Jambi, Sertu Aridona, menunjukkan komitmen dan kepeduliannya dengan terlibat langsung dalam kegiatan Posyandu Balita di Desa Muaro Sebapo, Kecamatan Mestong. Kehadiran Babinsa tersebut merupakan bagian dari program nasional “Cegah Stunting, Babinsa Ikut Serta” yang bertujuan memastikan tumbuh kembang anak secara optimal melalui pemantauan rutin kesehatan balita.
Kegiatan Posyandu ini menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk memantau kesehatan anak secara berkala. Dalam kesempatan tersebut, Sertu Aridona tidak sekadar hadir, tetapi turut membantu para kader Posyandu mulai dari proses pendaftaran, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pencatatan data perkembangan balita. Interaksi langsung Babinsa dengan para ibu dan balita juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi singkat tentang pentingnya gizi seimbang, imunisasi, serta pola asuh yang benar untuk mencegah risiko stunting.
Pencegahan stunting merupakan prioritas nasional mengingat dampaknya yang besar terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Peran Babinsa sangat vital sebagai penggerak dan motivator masyarakat dalam meningkatkan kesadaran kesehatan serta mendorong partisipasi warga mengikuti program pemerintah.
Sertu Aridona menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam program ini adalah bentuk tanggung jawab moral terhadap generasi penerus bangsa.
“Kami berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menekan angka stunting. Melalui sinergi dengan Puskesmas, bidan desa, dan kader Posyandu, kami ingin memastikan anak-anak memperoleh pelayanan kesehatan optimal serta tumbuh dengan baik,” ujarnya.
Antusiasme warga terlihat dari tingginya partisipasi ibu-ibu yang membawa balita ke Posyandu. Mereka menyambut baik keterlibatan Babinsa, yang dinilai mampu memberikan dorongan semangat sekaligus rasa aman selama pelaksanaan kegiatan. Kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa upaya pencegahan stunting tidak dapat berjalan tanpa kebersamaan dari seluruh elemen.
Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut secara rutin sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini. Sinergi kuat antara Babinsa, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya generasi muda Desa Muaro Sebapo yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi, menuju Kabupaten Muaro Jambi bebas stunting.

