
Jambi – Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) merupakan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah yang bertujuan untuk membentuk karakter siswa baru agar mengenal, mencintai, dan nyaman di lingkungan sekolahnya. Salah satu aspek penting dalam kegiatan ini adalah pemberian materi pembentukan karakter yang kuat, disiplin, dan beretika.
Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan, Babinsa Kelurahan Pematang Sulur Koramil 415-09/Telanaipura Kodim 0415/Jambi, Serka Herlan Kurniawan, turut hadir dan memberikan materi dalam kegiatan MATSAMA MTs An-Nizhom yang digelar di aula sekolah di RT 11 Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Rabu (16/7/2025).
Materi yang disampaikan Babinsa kali ini adalah “Stop Bullying”, sebuah topik yang dinilai sangat penting untuk dipahami oleh siswa-siswi baru sebagai pondasi pembentukan karakter dan kepribadian yang sehat.
“Kami mengajak siswa-siswi yang baru masuk ini untuk memahami pentingnya menjauhi tindakan bullying, baik secara fisik, verbal, maupun sosial. Karena perilaku bullying dapat merusak moral, merugikan korban, dan menciptakan lingkungan sekolah yang tidak sehat,” ujar Serka Herlan.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pencegahan bullying adalah bagian dari upaya menumbuhkan karakter disiplin, tanggung jawab, serta saling menghormati antar sesama pelajar, sehingga tercipta suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Kegiatan ini sendiri mengusung tema: “MTs An-Nizhom Sekolah Aman, Nyaman, dan Menggembirakan”, yang mengandung makna pentingnya menciptakan iklim pendidikan yang mendukung tumbuh kembang siswa secara mental dan emosional.
Kepala MTs An-Nizhom, Ibu Rahmi, S.Ag., M.Pd.I, mengapresiasi kehadiran Babinsa dan materi yang disampaikan, karena menurutnya sangat tepat untuk membangun karakter generasi muda sejak dini.
“Materi ini menjadi dasar penting dalam menciptakan siswa-siswi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara mental dan beretika. Kami berterima kasih atas dukungan dari Babinsa,” ucapnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa baru dapat memahami nilai-nilai kebersamaan, empati, dan toleransi sehingga mampu menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis, bebas dari kekerasan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

