Cegah Gangguan Kamtibmas, Babinsa Kenali Asam Bawah Hadiri Sosialisasi Bahaya Geng Motor.
Jambi – Geng motor merupakan salah satu bentuk kelompok kenakalan remaja yang keberadaannya dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Aksi yang dilakukan kelompok tersebut tidak hanya berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat meninggalkan ketakutan dan trauma, khususnya bagi para korban.
Sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap keberadaan dan dampak geng motor, Babinsa Kelurahan Kenali Asam Bawah Koramil 415-09/Telanaipura Kodim 0415/Jambi, Pelda Febri, menghadiri kegiatan sosialisasi terkait geng motor dan dampak yang ditimbulkannya.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Polsek Kota Baru beberapa hari lalu tersebut turut dihadiri para Ketua RT, tokoh masyarakat, serta warga. Sosialisasi menghadirkan Kapolsek Kota Baru Kompol Helrawaty Siregar, S.H. sebagai narasumber.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai bahaya geng motor, berbagai dampak yang dapat ditimbulkan, serta pentingnya peran masyarakat dalam melakukan pencegahan sejak dini.
Pelda Febri menjelaskan, keberadaan geng motor yang masuk dalam fenomena kenakalan remaja perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak. Selain dapat mengganggu keamanan lingkungan, aksi kekerasan maupun intimidasi yang dilakukan kelompok tersebut juga dapat memberikan dampak psikologis bagi korbannya.
“Geng motor merupakan salah satu bentuk kenakalan remaja yang perlu kita cegah bersama. Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat menimbulkan rasa takut bahkan trauma bagi masyarakat yang menjadi korban,” ujar Pelda Febri.
Menurutnya, kehadiran Babinsa dalam kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya menciptakan lingkungan yang aman sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan.
“Kami hadir dalam sosialisasi ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan kenakalan remaja dan gangguan kamtibmas. Diharapkan masyarakat semakin memahami bahaya geng motor dan bersama-sama mengambil langkah pencegahan agar tidak berkembang di lingkungan,” tambahnya.
Pelda Febri juga mengajak para Ketua RT dan tokoh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya terhadap aktivitas remaja yang berpotensi mengarah pada tindakan negatif. Komunikasi antara orang tua, masyarakat, dan aparat keamanan dinilai penting untuk mendeteksi berbagai persoalan sejak dini.
Selain itu, masyarakat diimbau tidak melakukan tindakan sendiri apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan, melainkan segera berkoordinasi dengan aparat keamanan maupun pihak terkait agar dapat ditangani sesuai ketentuan.
Dengan adanya sosialisasi tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya geng motor semakin meningkat. Sinergi yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah, tokoh masyarakat, orang tua, dan generasi muda diharapkan mampu mencegah kenakalan remaja serta mewujudkan lingkungan Kelurahan Kenali Asam Bawah yang aman, nyaman, dan kondusif.






