*Cegah Karhutla di Musim Kemarau, Babinsa Rantau Puri Gencarkan Sosialisasi kepada Warga.*
Muara Bulian, Jambi – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) merupakan salah satu ancaman serius yang dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta mengganggu aktivitas warga. Terlebih pada musim kemarau, kondisi lahan yang kering dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
Untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, Babinsa Desa Rantau Puri, Koptu Abdul Aziz dari Koramil 04/Muara Bulian, Kodim 0415/Jambi, bersama Manggala Agni dan KNPA melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya Karhutla, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan dengan menyambangi rumah-rumah warga serta lahan perkebunan milik masyarakat di Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, khususnya di lokasi yang dinilai berpotensi rawan terjadi kebakaran.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama Manggala Agni dan KNPA memberikan edukasi serta imbauan kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla, termasuk dampak yang dapat ditimbulkan akibat pembakaran hutan dan lahan. Warga juga diingatkan mengenai sanksi hukum yang dapat diberikan apabila dengan sengaja melakukan pembakaran hutan maupun lahan.
Babinsa Koptu Abdul Aziz menegaskan kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, terutama pada musim kemarau ketika kondisi lahan dan vegetasi relatif kering sehingga api mudah menjalar dan sulit dikendalikan.
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap alam dan lingkungan sekitar serta bersama-sama menjaga kelestarian hutan dan lahan agar tetap terpelihara.
“Jangan membuka lahan dengan cara membakar, karena api dapat dengan mudah menyebar dan menimbulkan kebakaran yang lebih luas. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla,” ujar Babinsa.
Sebagai bentuk penguatan sosialisasi, Babinsa bersama Manggala Agni dan KNPA juga membagikan lembaran peringatan kepada warga yang berisi imbauan agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga upaya pencegahan Karhutla dapat dilakukan secara bersama-sama. Sinergi antara Babinsa, Manggala Agni, KNPA dan masyarakat menjadi langkah penting dalam menjaga lingkungan sekaligus mengantisipasi terjadinya Karhutla di wilayah Kecamatan Muara Bulian.


