Jambi – Banjir akibat genangan air dan drainase tersumbat sudah menjadi masalah rutin yang dihadapi warga Kelurahan Paal Lima setiap musim hujan. Untuk mengatasi persoalan ini, Babinsa Kelurahan Paal Lima, Pelda Deby Suyono dari Koramil 415-09/Telanaipura, Kodim 0415/Jambi, mendampingi Lurah Paal Lima, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta dinas terkait dalam pendataan pelebaran saluran drainase di beberapa titik.
Pendataan dilakukan pada Jumat (6/12/2024) di RT 4, 6, 18, 21, 27, 29, 31, dan 33 Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kotabaru. Langkah ini merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Jambi untuk mengoptimalkan sistem drainase, khususnya di kawasan rawan banjir.
Pelda Deby Suyono menjelaskan, banyak saluran drainase di wilayah tersebut yang sudah tidak mampu menampung debit air saat hujan deras. “Saluran yang kecil, dangkal, dan sering tersumbat sampah membuat air meluap hingga ke rumah warga. Pendataan ini adalah langkah awal untuk merancang solusi yang tepat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelebaran dan perbaikan drainase diharapkan tidak hanya mengatasi genangan air, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga yang selama ini terdampak banjir.
Pendataan melibatkan berbagai pihak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan BPN, yang memastikan bahwa penataan saluran air sesuai dengan tata ruang yang berlaku. Keterlibatan lintas instansi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan solusi yang komprehensif.
“Selain mendata kondisi drainase, kami juga memeriksa kemungkinan hambatan seperti bangunan liar atau aktivitas lain yang mengganggu aliran air,” ungkap Lurah Paal Lima.
Warga setempat menyambut baik inisiatif ini, mengingat dampak banjir yang kerap mengganggu aktivitas mereka. “Kami berharap perbaikan drainase segera dilakukan. Kalau sistem saluran airnya bagus, banjir bisa berkurang, dan kami lebih tenang saat musim hujan,” ujar salah satu warga RT 31.
Pendataan ini menjadi fondasi penting untuk program pelebaran dan perbaikan drainase yang direncanakan Pemkot Jambi. Dengan infrastruktur yang lebih baik, diharapkan risiko banjir dapat diminimalkan, menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.
“Melalui kerja sama semua pihak, kami yakin solusi yang dihasilkan bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Paal Lima,” tutup Pelda Deby.





