*Sinergitas Tiga Pilar, Babinsa Paal Merah Kawal Penutupan TPS Pinggir Jalan Dukung Program Kampung Bahagia.*
Jambi – Dalam upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman, sinergitas tiga pilar di Kelurahan Paal Merah terus diperkuat melalui penataan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni penutupan dan pembongkaran tempat pembuangan sampah (TPS) di pinggir jalan, tepatnya di Jalan Soekarno-Hatta, RT 01, Kelurahan Paal Merah, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan tersebut mendapat pengawalan Babinsa Kelurahan Paal Merah, Pelda Heriyanto dan Serda Anton P. Manalu, dari Koramil 415-10/Jambi Selatan, Kodim 0415/Jambi, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Paal Merah, Aipda Andika, dari Polsek Jambi Selatan.
Turut hadir Camat Paal Merah Abdul Salim, S.Pd., Lurah Paal Merah Husin, S.E., Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Paal Merah N. Sembiring, para ketua RT, serta warga masyarakat sekitar. Kehadiran unsur pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat tersebut menjadi bentuk kerja sama dalam mendukung penataan lingkungan dan peningkatan kesadaran warga terhadap pengelolaan sampah.
Camat Paal Merah Abdul Salim menyampaikan bahwa penutupan dan pembongkaran TPS tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program Kampung Bahagia, khususnya pada aspek kebersihan dan keamanan lingkungan. Menurutnya, lingkungan yang tidak terjaga kebersihannya dapat menimbulkan berbagai persoalan, termasuk risiko gangguan kesehatan masyarakat.
“Penutupan dan pembongkaran TPS ini merupakan wujud pelaksanaan program Kampung Bahagia, dengan fokus pada kebersihan dan keamanan. Kalau wilayah ini tidak bersih, banyak hal yang dapat ditimbulkan, salah satunya penyakit,” ujar Abdul Salim.
Sementara itu, Babinsa Kelurahan Paal Merah Pelda Heriyanto menegaskan bahwa TNI berkomitmen mendukung program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui penerapan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat atau Organisasi Pengelola Bank Sampah (OPBM) serta gerakan Kota Jambi Bersih.
Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kota Jambi bersama Dinas Lingkungan Hidup dan jajaran terkait mengerahkan armada bentor melalui program Kampung Bahagia untuk mengangkut sampah langsung dari rumah warga. Sampah yang telah dikumpulkan selanjutnya dibawa ke depo transfer untuk proses pengelolaan lebih lanjut.
“Dengan sistem OPBM, sampah akan dijemput dari rumah ke rumah dan ditransfer ke depo sampah. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat mengikuti mekanisme pengelolaan sampah yang telah disiapkan pemerintah,” ujar Pelda Heriyanto.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, meningkatnya jumlah penduduk dan perkembangan permukiman membuat kapasitas TPS yang tersedia perlu dievaluasi, sehingga diperlukan perubahan pola pengelolaan sampah yang lebih teratur dan menyeluruh.
“Setiap kita adalah pejuang kebersihan. Sampah yang kita hasilkan merupakan tanggung jawab bersama. Dulu TPS masih bisa menampung sampah, tetapi seiring perkembangan permukiman dan bertambahnya jumlah penduduk, TPS yang ada tidak lagi mampu menampungnya. Karena itu, perlu perubahan konsep pengelolaan sampah yang dilakukan secara menyeluruh,” tegasnya.
Melalui sinergi TNI-Polri, pemerintah kelurahan, dan masyarakat, penutupan TPS pinggir jalan ini diharapkan menjadi langkah menuju lingkungan yang lebih tertata, bersih, dan sehat. Partisipasi aktif warga dalam memilah, mengumpulkan, serta membuang sampah sesuai mekanisme yang ditetapkan menjadi kunci keberhasilan program Kampung Bahagia dan gerakan Kota Jambi Bersih.





