
Jambi – Disabilitas merupakan kondisi yang mencakup keterbatasan fisik, intelektual, atau mental yang dapat menghambat seseorang dalam melakukan aktivitas sehari-hari maupun berinteraksi dengan lingkungannya. Ada disabilitas yang tampak secara kasat mata, namun beberapa kondisi tidak terlihat, sehingga sering tidak disadari oleh masyarakat. Terlepas dari perbedaan kondisi tersebut, setiap penyandang disabilitas memiliki hak yang sama seperti warga lainnya dan tidak boleh mengalami diskriminasi dalam bentuk apa pun.
Dalam upaya memberikan perhatian dan dukungan kepada anak berkebutuhan khusus, Babinsa Kelurahan Handil Jaya Koramil 415-10/Jambi Selatan Kodim 0415/Jambi, Koptu Ibrohim bersama Lurah Handil Jaya, Bhabinkamtibmas, dan Kasi Trantib melakukan kunjungan ke Sekolah Cahaya Anak Terapi, Senin (17/11/2025). Sekolah ini dikenal sebagai tempat terapi fokus bagi anak berkebutuhan khusus (ABK), serta menyediakan layanan terapi ABK, calistung, les SD, hingga TPA.
Koptu Ibrohim menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak disabilitas yang membutuhkan perhatian dan perlakuan yang sama dengan anak-anak lainnya.
“Kami datang sebagai upaya pembinaan sekaligus sebagai bentuk empati kepada mereka. Anak-anak berkebutuhan khusus harus mendapatkan perhatian, pendampingan, dan kesempatan yang sama dengan anak-anak lainnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, pihak kelurahan dan aparat keamanan turut berdialog dengan pengelola sekolah untuk mengetahui fasilitas, metode pembelajaran, serta kebutuhan yang masih harus dipenuhi guna mendukung perkembangan anak-anak di sekolah tersebut.
Lurah Handil Jaya, M. Miftah Habibullah, S.STP, Bhabinkamtibmas Aipda Yudhi S. Putra, serta Kasi Trantib Hartawan Roy Gunawan juga hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka sepakat bahwa dukungan pemerintah dan aparat kewilayahan sangat diperlukan untuk memastikan kesejahteraan anak-anak difabel dapat terjamin.
Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara aparat, sekolah, dan masyarakat dalam memberikan ruang belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud nyata bahwa perhatian terhadap difabel harus terus ditingkatkan sebagai bagian dari komitmen bersama menuju masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.


