*Babinsa Jambi Timur Dukung UMKM, Dampingi Pengrajin Sikat Ijuk yang Mulai Langka
.*
Jambi – Perkembangan teknologi yang pesat membawa perubahan besar dalam dunia industri, namun di sisi lain juga berdampak pada keberlangsungan usaha tradisional. Salah satunya adalah kerajinan sikat pembersih berbahan ijuk yang kini semakin jarang ditemui dan terancam ditinggalkan.
Melihat kondisi tersebut, Babinsa Koramil 415-11/Jambi Timur, Kodim 0415/Jambi, Sertu Riyatno melakukan langkah nyata dengan melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama pelaku usaha pengrajin sikat ijuk di Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, Kamis (26/03/2026).
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjalin silaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan usaha mikro masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Babinsa turut melihat langsung proses pembuatan sikat yang masih dilakukan secara manual, mulai dari pengolahan bahan ijuk hingga menjadi produk siap pakai.
Sertu Riyatno menyampaikan bahwa kerajinan sikat ijuk memiliki nilai budaya sekaligus potensi ekonomi yang perlu dijaga dan dikembangkan. Menurutnya, keberadaan pengrajin lokal harus mendapatkan perhatian agar tidak tergerus oleh produk modern berbasis mesin.
“Kerajinan ini adalah warisan budaya sekaligus sumber penghasilan masyarakat. Kami hadir untuk memberikan semangat dan dukungan agar usaha ini tetap bertahan dan berkembang,” ujarnya.
Selain memberikan motivasi, Babinsa juga ikut membantu proses pembuatan sebagai bentuk dukungan nyata, sekaligus menggali berbagai kendala yang dihadapi pengrajin, seperti pemasaran dan persaingan dengan produk pabrikan.
Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan para pengrajin dapat terus bertahan dan meningkatkan kualitas serta inovasi produknya, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Kehadiran Babinsa di tengah pelaku UMKM juga menjadi bukti nyata bahwa TNI tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga turut mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat demi mewujudkan kesejahteraan bersama.


