*Antisipasi Dampak Kabut Asap, Babinsa dan Lurah Talang Jauh Bagikan Masker kepada Warga.*
Jambi – Kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mendorong berbagai pihak meningkatkan langkah perlindungan terhadap masyarakat. Salah satunya dengan membagikan masker kepada warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah.
Langkah tersebut dilakukan Pemerintah Kelurahan Talang Jauh bersama Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan Kodim 0415/Jambi dengan membagikan ribuan masker kepada masyarakat, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan dipimpin langsung Lurah Talang Jauh, Dian Ekawati Situngkir, SE, didampingi Babinsa Kelurahan Talang Jauh, Serka Holik. Pembagian masker menyasar warga, pengendara, pedagang, serta masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan di tengah kondisi udara yang kurang sehat.
Dua lokasi menjadi titik pembagian masker, yakni Jalan Sudirman dan Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Talang Jauh. Kedua lokasi tersebut dipilih karena merupakan kawasan yang ramai dilalui kendaraan dan menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Serka Holik mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk kepedulian Babinsa bersama pemerintah kelurahan dalam membantu memberikan perlindungan kepada masyarakat dari paparan asap dan partikel udara yang dapat mengganggu kesehatan.
“Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian kami bersama pemerintah Kelurahan Talang Jauh dan unsur terkait untuk melindungi masyarakat dari dampak langsung paparan asap. Kami mengimbau warga agar selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan,” ujar Serka Holik.
Menurutnya, kondisi udara yang kurang baik perlu disikapi dengan meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas yang dapat memperburuk kualitas udara, termasuk pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan.
Sementara itu, Lurah Talang Jauh Dian Ekawati Situngkir, SE, mengatakan penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan udara yang tercemar.
“Kami mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap. Warga, khususnya kelompok rentan, diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah kelurahan, TNI, dan masyarakat sangat diperlukan dalam menghadapi kondisi kabut asap. Selain perlindungan diri, kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan juga menjadi bagian penting dalam mencegah munculnya titik api baru.
Masyarakat yang menerima masker menyambut baik kegiatan tersebut. Kehadiran Babinsa dan pemerintah kelurahan secara langsung di tengah aktivitas warga dinilai menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat.
Melalui pembagian masker dan imbauan tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan selama kondisi udara kurang sehat serta lebih waspada terhadap potensi Karhutla.
Sinergi TNI dan pemerintah kelurahan bersama masyarakat diharapkan terus diperkuat, sehingga upaya pencegahan Karhutla sekaligus perlindungan terhadap masyarakat dapat dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.





