
Jambi – Forum Ketua RT merupakan wadah komunikasi dan koordinasi antar Ketua RT di suatu wilayah yang bertujuan untuk menyampaikan persoalan lingkungan secara kolektif serta mencari solusi bersama melalui diskusi dan musyawarah.
Guna mempererat sinergi serta memperkuat jalinan kerja sama dengan tokoh masyarakat, Babinsa Kelurahan Pematang Sulur Koramil 415-09/Telanaipura Kodim 0415/Jambi, Serka Herlan Kurniawan, menghadiri kegiatan rembuk Forum Ketua RT yang digelar di RT 22 Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, pada Minggu (27/07/2025).
Rembuk tersebut merupakan agenda rutin bulanan yang melibatkan seluruh Ketua RT di wilayah kelurahan untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang berkembang di lingkungan masing-masing. Melalui forum ini, diharapkan muncul ide dan solusi terbaik dari para peserta demi menjaga stabilitas dan keharmonisan lingkungan.
Dalam sambutannya, Serka Herlan menyampaikan bahwa kehadirannya bukan hanya sebagai bentuk silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana untuk menyerap informasi langsung dari para Ketua RT yang menjadi mitra strategis Babinsa dalam pembinaan wilayah.
“Pemaparan dan penyampaian informasi dari masing-masing Ketua RT sangat bermanfaat bagi kami untuk deteksi dini serta mencegah agar tidak ada permasalahan yang berkembang lebih besar dan merugikan masyarakat,” ujar Serka Herlan.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergitas antara aparat kewilayahan dan tokoh masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
“Dengan forum ini, kita bisa bekerja bersama-sama membangun komunikasi aktif agar seluruh persoalan di tingkat RT dapat ditangani secara cepat dan tepat,” imbuhnya.
Kegiatan ditutup dengan diskusi terbuka antar ketua RT, yang menghasilkan beberapa rencana tindak lanjut untuk menyelesaikan permasalahan terkait kebersihan, keamanan lingkungan, dan partisipasi warga dalam kegiatan sosial.
Melalui forum ini, diharapkan terwujud lingkungan yang harmonis dan responsif terhadap setiap perubahan yang terjadi, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam pembinaan teritorial di wilayah binaan.


