*Bekali Calon Prajurit TNI, Danramil Mestong Tekankan Mental Tangguh dan Jiwa Pengabdian.*
Muaro Jambi – Sejumlah pemuda dari wilayah binaan Koramil 415-13/Mestong Kodim 0415/Jambi yang tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi Bintara TNI Angkatan Darat mendapat pembekalan dan motivasi dari Danramil 415-13/Mestong, Kapten Inf Abdur Rauf Ali Alfansuri, di halaman Koramil 415-13/Mestong, Selasa (15/09/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi para calon Bintara untuk mendapatkan arahan sekaligus penguatan mental sebelum melangkah ke tahapan pendidikan dan pembentukan sebagai prajurit TNI AD.
Di hadapan para pemuda tersebut, Kapten Inf Abdur Rauf Ali Alfansuri memberikan motivasi agar mereka memandang kesempatan menjadi prajurit bukan sekadar sebagai sebuah profesi, tetapi sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.
Menurutnya, para pemuda yang hadir merupakan putra-putra terbaik dari wilayah Mestong yang telah memiliki kesempatan untuk melangkah lebih jauh dalam mewujudkan cita-cita menjadi prajurit TNI AD.
“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Kalian adalah putra-putra terbaik dari daerah ini. Banggalah dengan apa yang sudah kalian capai, tetapi jangan cepat merasa puas. Perjalanan masih panjang dan harus dilalui dengan disiplin, kerja keras serta semangat pantang menyerah,” ujar Kapten Inf Abdur Rauf Ali Alfansuri.
Ia menegaskan bahwa menjadi seorang Bintara TNI AD bukan hanya tentang mengenakan seragam dan menjalankan tugas kedinasan. Lebih dari itu, seorang prajurit harus memiliki loyalitas, disiplin, tanggung jawab serta komitmen untuk mengabdi dan melindungi masyarakat, bangsa dan negara.
“Menjadi prajurit bukan sekadar mengenakan seragam. Di balik seragam itu ada kehormatan, tanggung jawab dan janji pengabdian kepada negara. Karena itu, jagalah kehormatan tersebut dengan sikap, disiplin dan ketulusan dalam menjalankan setiap tugas,” tegasnya.
Kapten Inf Abdur Rauf Ali Alfansuri juga mengingatkan para calon Bintara agar mempersiapkan diri secara fisik maupun mental. Menurutnya, selama menjalani pendidikan nantinya akan terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi, baik dalam bentuk latihan fisik maupun pembentukan mental dan karakter.
“Ketika nanti berada di tempat pendidikan, mungkin akan ada masa-masa yang terasa berat. Fisik akan diuji dan mental akan ditempa. Jangan menganggap kesulitan sebagai sesuatu yang menjatuhkan, tetapi jadikan sebagai proses untuk membentuk diri menjadi prajurit yang tangguh,” pesannya.
Ia juga meminta para calon Bintara untuk tidak pernah melupakan daerah asal dan keluarga yang telah memberikan dukungan selama proses perjuangan mereka.
“Jangan pernah malu dengan asal-usul kalian. Ingat keluarga dan daerah yang telah membesarkan kalian. Jadikan dukungan mereka sebagai motivasi untuk terus berjuang hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dan menjadi prajurit yang membanggakan,” ungkapnya.
Selain memberikan pengarahan, Danramil juga memberikan perhatian terhadap kesiapan para calon Bintara, termasuk kondisi fisik dan kesiapan mereka menghadapi tahapan selanjutnya. Hal tersebut menjadi bentuk kepedulian satuan terhadap generasi muda dari wilayah binaan yang berkeinginan mengabdikan diri melalui jalur TNI AD.
Bagi para calon Bintara, arahan tersebut menjadi tambahan semangat dalam menghadapi perjalanan menuju pendidikan. Nasihat dan dukungan dari Danramil diharapkan mampu memperkuat tekad mereka untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tahapan yang akan dilalui.
Kapten Inf Abdur Rauf Ali Alfansuri berpesan agar para pemuda tersebut terus menjaga semangat, kesehatan, kedisiplinan dan menjunjung tinggi nama baik keluarga maupun daerah.
“Teruslah berjuang, jaga kehormatan dan berikan yang terbaik. Kami mendoakan agar kalian berhasil melalui seluruh tahapan pendidikan dan nantinya menjadi prajurit yang tangguh, profesional serta membanggakan keluarga, masyarakat dan daerah asal,” pungkasnya.
Pembekalan tersebut menjadi salah satu wujud kepedulian Koramil 415-13/Mestong dalam memberikan motivasi kepada generasi muda di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa dan Danramil di tengah masyarakat diharapkan mampu mendorong pemuda untuk memiliki semangat pengabdian serta berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.




