*Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Hadiri Pembentukan Pokja di Kelurahan Simpang III Sipin.*
Jambi – Upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat terus dilakukan melalui berbagai program pembangunan berbasis partisipasi. Salah satunya melalui Program Kampung Bahagia yang menjadi program unggulan Pemerintah Kota Jambi dalam mendorong pembangunan dari tingkat RT dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan.
Pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Kampung Bahagia menjadi tahapan penting dalam mewujudkan keberhasilan program tersebut. Pokja berperan sebagai pelaksana sekaligus penggerak kegiatan di tingkat lingkungan, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan, sehingga seluruh program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Babinsa Kelurahan Simpang III Sipin Koramil 415-09/Telanaipura Kodim 0415/Jambi, Serka Mardianto menghadiri kegiatan rembuk warga dalam rangka pembentukan Pokja dan sosialisasi persiapan pelaksanaan Program Kampung Bahagia Tahap II. Kegiatan berlangsung di kediaman Ketua RT 44 Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, Kamis (6/8/2026).
Rembuk warga tersebut membahas pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) sebagai pelaksana program di tingkat lingkungan, sekaligus menghimpun berbagai usulan masyarakat mengenai prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan. Melalui forum musyawarah ini, warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kebutuhan lingkungan secara terbuka agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bhabinkamtibmas, Kasi Sosial Kelurahan Simpang III Sipin, pendamping Program Kampung Bahagia, pengurus RT, serta perwakilan warga setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Serka Mardianto menegaskan bahwa keberhasilan Program Kampung Bahagia sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan.
“Program Kampung Bahagia menuntut keterlibatan langsung masyarakat. Pengelolaan anggaran harus dilakukan secara terbuka, transparan, dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan yang telah disepakati bersama melalui musyawarah. Dengan demikian, hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh warga,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong serta memperkuat kebersamaan dalam mendukung setiap program pembangunan yang dilaksanakan di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, Program Kampung Bahagia tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta penguatan nilai-nilai sosial dan kebersamaan.
Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa akan terus bersinergi dengan pemerintah kelurahan, pengurus RT, dan seluruh unsur masyarakat dalam mengawal pelaksanaan program agar berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga.
Kegiatan rembuk warga berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan antusiasme. Diharapkan melalui koordinasi yang baik serta komitmen seluruh pihak, Program Kampung Bahagia Tahap II dapat berjalan optimal dan menjadi motor penggerak pembangunan berbasis masyarakat yang mampu mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, harmonis, agamis, dan sejahtera di Kelurahan Simpang III Sipin.




