*Peduli Lingkungan dan Kamtibmas, Babinsa Pematang Sulur Intensifkan Komsos Bersama Warga.*
Jambi – Komunikasi Sosial (Komsos) menjadi salah satu sarana penting bagi Babinsa untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan. Melalui komunikasi yang dilakukan secara rutin, berbagai persoalan maupun potensi gangguan di lingkungan dapat diketahui lebih awal sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan secara bersama-sama.
Hal tersebut dilakukan Babinsa Kelurahan Pematang Sulur Koramil 415-09/Telanaipura Kodim 0415/Jambi, Sertu Dwi Cahyono, dengan menyambangi kediaman warga, Bapak Rendi, di Jalan Yulius Usman RT 17, Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Jumat (18/9/2026).
Komsos tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan Babinsa untuk mendorong kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan tempat tinggal. Sertu Dwi mengajak Bapak Rendi dan masyarakat sekitar untuk memperhatikan penataan lingkungan di sekitar rumah, sehingga kawasan permukiman terlihat lebih rapi, bersih, nyaman dan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang sehat.
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, berbagai informasi mengenai perkembangan lingkungan RT 17 turut dibahas. Pembicaraan tidak hanya menyangkut kebersihan lingkungan serta keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga kesiapsiagaan menghadapi kondisi musim kemarau yang relatif kering.
Menurut Sertu Dwi Cahyono, kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Penataan lingkungan yang baik tidak hanya memberikan kenyamanan bagi penghuni rumah, tetapi juga dapat membantu mengurangi berbagai potensi persoalan yang dapat muncul di lingkungan permukiman.
“Lingkungan yang tertata, bersih dan nyaman tentunya akan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kepedulian harus dimulai dari lingkungan sekitar tempat tinggal masing-masing. Hal-hal sederhana seperti menjaga kebersihan dan tidak membiarkan lingkungan menjadi semrawut merupakan bagian dari kepedulian kita bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, komunikasi langsung dengan masyarakat merupakan bagian penting dari pembinaan teritorial. Dengan rutin berinteraksi, Babinsa dapat memperoleh informasi secara langsung mengenai kondisi wilayah sekaligus mengetahui berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat.
“Babinsa tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan masyarakat sangat penting untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah. Dengan komunikasi yang baik, setiap potensi permasalahan dapat dideteksi lebih awal dan segera dikoordinasikan untuk mencari solusi,” kata Sertu Dwi Cahyono.
Pada kesempatan tersebut, Babinsa juga mengingatkan warga mengenai kondisi musim kemarau yang cenderung kering. Kondisi tersebut perlu diantisipasi karena dapat meningkatkan risiko kebakaran, terutama apabila masyarakat kurang berhati-hati dalam menggunakan api maupun melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Sertu Dwi mengajak warga untuk tidak membakar sampah secara sembarangan, memastikan sumber api benar-benar padam setelah digunakan, serta meningkatkan kepedulian apabila melihat asap atau titik api di sekitar lingkungan. Informasi sekecil apa pun, menurutnya, perlu segera disampaikan agar dapat dilakukan penanganan lebih cepat.
“Pencegahan harus dilakukan sejak awal. Jangan sampai hal yang sebenarnya dapat dicegah justru berkembang menjadi persoalan yang lebih besar. Kepedulian dan kecepatan memberikan informasi sangat diperlukan,” tegasnya.
Selain kewaspadaan terhadap kebakaran, warga juga diajak terus menjaga hubungan baik antarwarga dan menciptakan suasana lingkungan yang aman serta kondusif. Apabila terdapat persoalan maupun perkembangan yang berpotensi mengganggu ketertiban, masyarakat diharapkan tidak ragu untuk berkoordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas maupun perangkat RT dan kelurahan.
Melalui Komsos yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Babinsa Pematang Sulur terus membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap lingkungan. Upaya tersebut menjadi bagian dari deteksi dini dan cegah dini dalam menjaga keamanan, ketertiban serta kenyamanan wilayah binaan.




