
Jambi – Permasalahan sampah masih menjadi isu serius yang membutuhkan perhatian dan tindakan nyata dari berbagai pihak. Minimnya kesadaran akan penerapan gaya hidup ramah lingkungan, penggunaan produk sekali pakai, serta pengelolaan sampah yang kurang optimal menjadi faktor utama meningkatnya jumlah sampah di masyarakat.
Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025, Babinsa Kelurahan Talang Bakung Koramil 415-10/Jambi Selatan Kodim 0415/Jambi, Serka Sunyoto, turut berpartisipasi dalam gerakan “Pungut Sampah” yang digelar di Jl. Lingkar Timur 1, RT 22, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, Sabtu (22/2/2025).
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian bersama terhadap permasalahan sampah serta upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. HPSN sendiri diperingati setiap 21 Februari sebagai pengingat tragedi longsornya gunungan sampah di TPA Leuwigajah yang merenggut banyak korban jiwa pada tahun 2005.
Serka Sunyoto menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar simbolis, tetapi bentuk keseriusan dalam menangani persoalan sampah yang terus menjadi polemik. “Seharusnya pengelolaan sampah dimulai dari diri sendiri. Jika kita mampu memilah dan mengelola sampah dengan baik, dampaknya akan sangat besar bagi lingkungan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat untuk menerapkan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai langkah utama dalam pengelolaan sampah. “Pendidikan tentang sampah harus dimulai sejak dini, bahkan sejak balita, agar kesadaran lingkungan dapat tertanam lebih kuat,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Forkopimcam Paal Merah, para Lurah se-Kecamatan Paal Merah, Direktur Bank Sampah Eka Jaya Sugianto, SE, perwakilan DLH Kota Jambi, HMI Universitas Jambi, Ketua RT se-Kelurahan Talang Bakung, serta warga setempat.
Dengan adanya gerakan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang sadar dan peduli terhadap kebersihan lingkungan, sehingga pengelolaan sampah dapat dilakukan lebih baik demi Jambi yang lebih bersih dan sehat.

