*Cegah Karhutla, Babinsa Bakti Mulya Tingkatkan Patroli dan Edukasi Warga di Tengah Kemarau.*
Muaro Jambi – Kondisi musim kemarau yang masih berlangsung meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terutama di wilayah yang memiliki lahan kering dan mudah terbakar. Kondisi tersebut mendorong aparat kewilayahan untuk meningkatkan patroli sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
Sebagai langkah pencegahan, Babinsa Koramil 415-13/Mestong Kodim 0415/Jambi, Serka Suwito, melaksanakan patroli pengawasan sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla bersama masyarakat di Desa Bakti Mulya, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (30/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Serka Suwito menyusuri sejumlah jalur dan kawasan yang dinilai memiliki potensi terjadinya kebakaran. Patroli dilakukan untuk memantau kondisi lingkungan sekaligus membangun kewaspadaan masyarakat terhadap kemungkinan munculnya titik api.
Di sela-sela patroli, Serka Suwito berdialog dengan warga dan mengingatkan agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan, terlebih saat kondisi lahan dalam keadaan kering.
Ia menjelaskan bahwa api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan apabila didukung kondisi cuaca panas, kering serta hembusan angin. Selain menimbulkan kerusakan lingkungan, kebakaran juga dapat menghasilkan asap yang mengganggu kualitas udara dan kesehatan masyarakat.
“Di tengah kondisi kemarau seperti sekarang, kita harus lebih waspada. Jangan sampai api yang awalnya kecil justru menjadi kebakaran yang meluas. Karena itu, saya mengajak seluruh warga untuk tidak membakar lahan ataupun sampah sembarangan,” ujar Serka Suwito.
Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian bersama. Masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan, terutama dengan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau kepulan asap yang mencurigakan.
Warga Desa Bakti Mulya menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan kesediaannya untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Warga juga diimbau untuk saling mengingatkan serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi kebakaran.
Serka Suwito menegaskan bahwa kegiatan patroli dan sosialisasi akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan cegah dini terhadap Karhutla.
“Kita jaga desa kita bersama. Udara bersih merupakan kebutuhan kita semua. Mari mulai dari diri sendiri dengan satu keputusan, tidak membakar sembarangan,” pesannya.
Melalui patroli dan sosialisasi tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi Karhutla dapat ditekan. Sinergi antara Babinsa dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan terbebas dari ancaman kebakaran selama musim kemarau.





