Cegah Stunting Sejak Dini, Babinsa Dukung Peningkatan Kapasitas Tenaga Lapangan.
Jambi – Upaya mencegah dan menekan angka stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya tenaga kesehatan, tetapi juga pemerintah, kader, aparat kewilayahan serta masyarakat. Sinergi tersebut diperlukan agar edukasi dan pendampingan terhadap keluarga dapat dilakukan secara berkelanjutan hingga tingkat paling bawah.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah tersebut, Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan Kodim 0415/Jambi turut menghadiri kegiatan peningkatan kapasitas tenaga lini lapangan dalam upaya pencegahan stunting yang digelar di Aula Kantor Camat Paal Merah, Kota Jambi, Senin (31/08/2026).
Kegiatan tersebut diikuti Camat Paal Merah Abdul Salim, S.Pd., Koordinator Penyuluh KB Dwi Herawati, S.E., Kepala Puskesmas se-Kecamatan Paal Merah, para lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas se-Kecamatan Paal Merah, serta para kader Posyandu.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Koordinator Penyuluh KB Dwi Herawati, S.E. Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan penguatan pengetahuan dan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan stunting, termasuk pentingnya edukasi, deteksi dini serta pendampingan terhadap keluarga yang memiliki risiko stunting.
Peningkatan kapasitas tenaga lini lapangan dinilai penting karena mereka menjadi salah satu ujung tombak dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan para tenaga lapangan mampu memberikan edukasi secara tepat sekaligus mendorong keluarga untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan, Serda Arif, mengatakan kehadiran pihaknya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat, khususnya dalam percepatan penurunan stunting.
“Kami hadir sebagai bentuk komitmen TNI, khususnya Koramil 10/Jambi Selatan Kodim 0415/Jambi, untuk mendukung program pemerintah dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Sinergi seluruh unsur sangat diperlukan agar upaya ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Serda Arif.
Menurutnya, pencegahan stunting harus dilakukan secara bersama-sama dan dimulai dari lingkungan keluarga. Peran kader, tenaga kesehatan, pemerintah kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan edukasi dan pendampingan dapat berjalan secara optimal.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan kapasitas tenaga lini lapangan semakin meningkat sehingga mampu memberikan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat secara lebih maksimal. Dengan demikian, kita dapat bersama-sama mewujudkan masyarakat Kecamatan Paal Merah yang sehat serta generasi penerus yang berkualitas,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. Melalui kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, aparat kewilayahan dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan stunting di Kecamatan Paal Merah semakin kuat dan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas kesehatan generasi mendatang.





