Babinsa Mersam Gencarkan Sosialisasi Karhutla, Warga Diajak Cegah Pembakaran Lahan.
Mersam, Jambi – Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperkuat dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Edukasi dan kesiapsiagaan menjadi langkah penting untuk mencegah kebakaran meluas sekaligus mengurangi dampak kabut asap terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat.
Hal tersebut dilakukan Babinsa Koramil 415-02/Mersam Kodim 0415/Jambi, Sertu Ahmad Fadil, melalui kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah binaannya, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama PT PMB Jawa Pos Agro, Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan, serta Masyarakat Peduli Api (MPA). Dalam kesempatan itu, Babinsa mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta bersama-sama mencegah munculnya titik api.
Sertu Ahmad Fadil menegaskan bahwa Karhutla tidak hanya berdampak terhadap kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan kerugian ekonomi serta kabut asap yang mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat di wilayah yang lebih luas.
“Kebakaran lahan tidak hanya merusak lingkungan dan menimbulkan kerugian ekonomi warga Desa Padang Kelapo, tetapi juga menimbulkan kabut asap yang dapat menyebar luas hingga mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat di Kota Jambi serta daerah sekitarnya. Karena itu, saya mengajak seluruh warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, saling mengawasi, dan segera melapor apabila melihat tanda-tanda kebakaran,” tegasnya.
Selain memberikan pemahaman mengenai bahaya Karhutla dan dampak asap terhadap kesehatan, kegiatan juga diisi dengan pemeriksaan kesiapan sarana dan peralatan pemadam kebakaran serta simulasi penanggulangan api.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat, khususnya anggota Masyarakat Peduli Api, agar mampu melakukan tindakan awal secara cepat dan tepat ketika ditemukan potensi maupun kejadian kebakaran di wilayahnya.
Babinsa berharap sosialisasi tersebut tidak berhenti pada pemahaman, tetapi dapat diwujudkan melalui kepedulian dan tindakan nyata masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kepedulian, kesiapsiagaan dan koordinasi yang baik, potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara TNI, Satgas Karhutla, perusahaan, Masyarakat Peduli Api dan warga semakin kuat sehingga Desa Padang Kelapo dan wilayah sekitarnya dapat terbebas dari ancaman Karhutla serta dampak kabut asap.




