Babinsa, Dinsos, dan Pemerintah Kelurahan Evakuasi ODGJ yang Meresahkan Warga.
Jambi – Sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan lingkungan sekaligus perlindungan bagi masyarakat dan individu yang membutuhkan penanganan khusus, Babinsa Koramil 415-12/Pasar Kodim 0415/Jambi bersama unsur Kecamatan Pasar, Kelurahan Beringin, dan Dinas Sosial Kota Jambi melaksanakan penanganan terhadap seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berada di kawasan Taman Makam setelah adanya laporan dari warga, Minggu (26/7/2026).
Penanganan tersebut dilakukan setelah masyarakat melaporkan keberadaan ODGJ yang dinilai meresahkan karena menunjukkan perilaku yang tidak terduga sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi warga sekitar. Menindaklanjuti laporan tersebut, Babinsa segera berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan, pihak kecamatan, dan Dinas Sosial guna menentukan langkah penanganan yang tepat, aman, dan mengedepankan aspek kemanusiaan.
Babinsa Kelurahan Beringin Koramil 415-12/Pasar, Sertu Suhardi, mengatakan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam menangani situasi seperti ini agar proses evakuasi dapat berjalan dengan aman tanpa membahayakan masyarakat maupun ODGJ yang bersangkutan.
“Kami harus merespons setiap laporan masyarakat dengan cepat. Melalui koordinasi yang baik antara Babinsa, pemerintah kelurahan, kecamatan, dan Dinas Sosial, penanganan dapat dilakukan secara aman, tertib, dan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis,” ujar Sertu Suhardi.
Setelah dilakukan pendekatan secara persuasif, petugas gabungan berhasil mengevakuasi ODGJ tersebut dengan aman. Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke Dinas Sosial untuk menjalani asesmen serta memperoleh penanganan dan perawatan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Lurah Kelurahan Beringin, Nessa, mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang bergerak cepat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa, aparat kecamatan, Kasi Trantib, dan Dinas Sosial yang telah bekerja sama dengan baik. Respons cepat ini memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan ODGJ mendapatkan penanganan yang layak,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa penanganan terhadap ODGJ memerlukan kolaborasi berbagai pihak, tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama agar mereka memperoleh pelayanan sosial dan kesehatan yang dibutuhkan.
Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait, diharapkan setiap persoalan sosial di tengah masyarakat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan manusiawi, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.


