*Babinsa Kelurahan Murni Rangkul Tokoh Masyarakat, Cegah Gangguan Kamtibmas dan Kenakalan Remaja.*
Jambi – Upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan melalui sinergi antara aparat kewilayahan dengan seluruh elemen masyarakat. Pendekatan persuasif dan komunikasi langsung dinilai penting untuk mendeteksi berbagai potensi gangguan keamanan sejak dini.
Hal tersebut dilakukan Babinsa Kelurahan Murni Koramil 415-11/Jambi Timur Kodim 0415/Jambi, Serda Frengki, dengan menggelar silaturahmi dan diskusi bersama tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat di rumah Bapak Abdullah, RT 16, Kelurahan Murni, Kota Jambi, Sabtu (29/8/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, di antaranya maraknya aksi geng motor, tawuran antar remaja, serta tindak pencurian yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan warga.
Serda Frengki mengatakan, peran seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan dalam mencegah munculnya gangguan keamanan. Menurutnya, Babinsa tidak dapat bekerja sendiri sehingga diperlukan kepedulian dan pengawasan bersama, khususnya terhadap aktivitas generasi muda.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan orang tua sangat penting dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap generasi muda. Mari kita rangkul mereka melalui kegiatan yang positif agar tidak mudah terpengaruh lingkungan yang negatif,” ujar Serda Frengki.
Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan pada waktu-waktu yang dianggap rawan, terutama pada malam hari. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan, warga diimbau segera melaporkannya kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas maupun aparat terkait.
“Jika menemukan aktivitas yang mencurigakan, seperti sekelompok anak muda yang membawa senjata tajam atau melakukan tindakan yang meresahkan, segera laporkan kepada aparat. Namun, jangan melakukan tindakan main hakim sendiri,” tegasnya.
Dalam diskusi tersebut, para tokoh masyarakat turut menyampaikan pentingnya menghidupkan kembali kepedulian sosial dan sistem keamanan lingkungan. Tokoh agama juga didorong untuk memberikan pesan-pesan kamtibmas melalui kegiatan keagamaan di masjid, majelis taklim maupun kegiatan kepemudaan.
Serda Frengki juga mengimbau agar pengurus masjid di wilayah binaannya dapat memberikan sedikit waktu dalam setiap kegiatan atau pengajian untuk menyampaikan pesan kepada jamaah mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam menjaga kamtibmas merupakan bagian penting dari upaya deteksi dan cegah dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
“Anak-anak kita harus kita jaga bersama. Jangan sampai mereka salah pergaulan dan terjerumus dalam kegiatan yang dapat merusak masa depan. Karena itu, mari kita berikan ruang bagi mereka untuk mengikuti kegiatan yang positif dan bermanfaat,” tambahnya.
Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Diskusi kemudian diakhiri dengan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan dan mempererat hubungan antara Babinsa dengan para tokoh serta masyarakat di wilayah binaan.
Melalui komunikasi sosial yang dilakukan secara rutin, diharapkan berbagai persoalan di lingkungan masyarakat dapat diketahui lebih awal dan diselesaikan secara bersama-sama, sehingga Kelurahan Murni tetap berada dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif.




