*Babinsa Pematang Sulur Hadiri Penyerahan Bantuan Alat Produksi Tempe Kacang Koro bagi Kelompok Tani Sulur.*
Jambi – Perhatian pemerintah terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan dan pemberian bantuan sarana produksi. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pelaku usaha, mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, serta membuka peluang usaha yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui pemberian bantuan peralatan pembuatan tempe berbahan kacang koro oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi kepada Kelompok Tani Sulur.
Penyerahan bantuan peralatan tersebut dilaksanakan di Jalan Lorong Pramuka RT 05, Kelurahan Pematang Sulur, Kota Jambi, dan turut dihadiri Babinsa Pematang Sulur Koramil 415-09/Telanaipura Kodim 0415/Jambi, Sertu Dwi Cahyono, pada Jumat lalu.
Bantuan peralatan tersebut diserahkan oleh Johansyah dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi kepada Kelompok Tani Sulur yang diketuai Adi Putra. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang proses produksi tempe kacang koro, meningkatkan kapasitas usaha kelompok, serta mendorong pengembangan produk pangan lokal yang memiliki nilai ekonomi.
Dengan adanya dukungan sarana produksi tersebut, Kelompok Tani Sulur diharapkan mampu memanfaatkan bantuan secara optimal, meningkatkan kualitas dan kuantitas produk, serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi anggota kelompok dan masyarakat sekitar.
Sementara itu, Babinsa Pematang Sulur, Sertu Dwi Cahyono, menegaskan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk menjalin komunikasi dan mempererat hubungan dengan masyarakat, sekaligus mendukung program pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi warga di wilayah binaan.
Menurutnya, pendampingan dan dukungan terhadap kegiatan masyarakat, termasuk pengembangan UMKM dan kelompok tani, merupakan salah satu upaya untuk memperkuat ketahanan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga berharap bantuan peralatan pembuatan tempe kacang koro tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Kelompok Tani Sulur sehingga usaha yang dijalankan semakin berkembang, mampu meningkatkan pendapatan anggota kelompok, serta menjadi salah satu potensi usaha pangan lokal yang berdaya saing.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, kelompok tani, dan aparat kewilayahan, diharapkan program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan optimal serta semakin memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat di Kota Jambi.





