Bangun Kesadaran Keselamatan, Damkar Kota Jambi Latih Keluarga Tanggap Kebakaran.
Jambi – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran terus dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi. Salah satunya melalui Program Sosialisasi dan Edukasi Damkar Goes To RT (DAGOR).
Kali ini, edukasi dan pelatihan keluarga tanggap kebakaran diberikan kepada ibu-ibu pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) serta kader Posyandu Aster yang berlangsung di RT 06, Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Senin (7/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi yang diwakili Kepala Bidang Pencegahan, Ardiansyah, S.STP, Lurah Handil Jaya M. Miftah Habibullah, S.STP, Babinsa Kelurahan Handil Jaya Koramil 415-10/Jambi Selatan Kodim 0415/Jambi Koptu Ibrohim, para Ketua RT 01, 02, 06 dan 09, kader Posyandu Aster, tokoh masyarakat serta warga setempat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kebakaran, khususnya dalam lingkungan rumah tangga. Pengetahuan tentang langkah awal penanganan kebakaran dinilai penting agar masyarakat tidak panik dan mampu mengambil tindakan yang tepat sebelum api berkembang menjadi lebih besar.
Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Ardiansyah, S.STP, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, mengenai langkah awal yang dapat dilakukan ketika terjadi kebakaran.
“Kalau masyarakat sudah memahami cara penanganan awal ketika terjadi kebakaran, tentunya kebakaran yang lebih besar dapat dicegah dan risikonya bisa diminimalisir,” ujarnya.
Menurutnya, keluarga merupakan salah satu unsur penting dalam upaya pencegahan kebakaran. Sebab, sebagian besar aktivitas rumah tangga bersinggungan langsung dengan berbagai sumber yang berpotensi menimbulkan kebakaran, seperti instalasi listrik, kompor maupun peralatan rumah tangga lainnya.
Pelatihan keluarga tanggap kebakaran ini juga menjadi bagian dari edukasi untuk membangun budaya sadar keselamatan dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Babinsa Kelurahan Handil Jaya Koptu Ibrohim menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi semacam ini sangat penting karena dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya kebakaran sekaligus membangun kesiapan keluarga dalam melakukan tindakan pencegahan.
“Keluarga memiliki peran utama dalam mencegah terjadinya kebakaran, terutama melalui kewaspadaan terhadap instalasi listrik, penggunaan kompor maupun sumber api lainnya di lingkungan rumah tangga,” katanya.
Koptu Ibrohim juga mengajak masyarakat untuk tidak menganggap remeh potensi kebakaran dan senantiasa memperhatikan kondisi lingkungan rumah masing-masing.
“Saya mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keselamatan lingkungan masing-masing demi mencegah terjadinya musibah kebakaran,” ujar Koptu Ibrohim.
Ia menambahkan, pencegahan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas pemadam kebakaran maupun aparat, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Dengan pengetahuan yang cukup dan kewaspadaan sejak dini, potensi kebakaran di lingkungan permukiman diharapkan dapat ditekan.
Melalui kegiatan DAGOR tersebut, diharapkan masyarakat Kelurahan Handil Jaya semakin memahami pentingnya pencegahan kebakaran serta mampu mengambil langkah awal secara tepat ketika menghadapi keadaan darurat. Sinergi antara pemerintah, aparat kewilayahan dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tanggap terhadap bencana kebakaran.




