*Cegah Karhutla dan Kenakalan Remaja, Babinsa Tanjung Raden Perkuat Sinergi Lintas Sektor.*
Jambi – Upaya menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah membutuhkan sinergi seluruh unsur, terutama dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta berbagai persoalan sosial yang melibatkan generasi muda.
Langkah tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) pencegahan Karhutla dan penanganan kenakalan remaja yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi, Jumat (28/8/2026).
Rakor tersebut dihadiri Babinsa Kelurahan Tanjung Raden Koramil 415-08/Danau Teluk Kodim 0415/Jambi, Sertu Raden Edi, bersama unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, serta elemen masyarakat.
Pertemuan tersebut menjadi forum untuk menyatukan langkah dalam mengantisipasi potensi Karhutla selama musim kemarau sekaligus mencari langkah preventif dalam menekan berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan.
Dalam pembahasan Karhutla, para peserta menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap munculnya titik api, terutama di wilayah yang memiliki lahan kering dan mudah terbakar. Patroli wilayah, sosialisasi kepada masyarakat, serta deteksi dini dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah kebakaran meluas.
Sementara terkait kenakalan remaja, diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif dengan melibatkan keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, serta aparat kewilayahan. Generasi muda didorong untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif dan produktif.
Sertu Raden Edi menyampaikan bahwa Babinsa akan terus berperan aktif dalam melakukan pemantauan wilayah sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Kerja sama semua pihak sangat penting. Untuk Karhutla kita galakkan patroli dan edukasi tentang bahaya membakar lahan. Sedangkan untuk kenakalan remaja, kita dorong kegiatan positif dan pembinaan bersama orang tua, sekolah, serta tokoh masyarakat,” ujar Sertu Raden Edi.
Menurutnya, pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan sejak dini dan melibatkan masyarakat secara langsung. Warga diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga ikut berperan dalam menjaga lingkungan dan menciptakan suasana yang aman serta kondusif.
“Kita perlu meningkatkan kepedulian bersama. Jika menemukan potensi kebakaran atau aktivitas yang dapat mengganggu keamanan lingkungan, segera berkoordinasi dengan aparat terkait agar dapat ditangani dengan cepat,” tambahnya.
Pemerintah Kecamatan Danau Teluk mengapresiasi kehadiran dan dukungan unsur TNI dalam kegiatan tersebut. Hasil koordinasi diharapkan tidak berhenti pada rapat, tetapi segera diwujudkan melalui kegiatan nyata di lapangan hingga tingkat RT.
Sekcam Danau Teluk, M. Amin, menyampaikan bahwa hasil rakor akan ditindaklanjuti melalui pembentukan tim gabungan serta pelaksanaan kegiatan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat dan generasi muda.
“Setelah rakor ini akan dibentuk tim gabungan dan disusun jadwal kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah serta wilayah yang dianggap rawan Karhutla dalam beberapa minggu ke depan,” ungkap M. Amin.
Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, diharapkan upaya pencegahan Karhutla dapat dilakukan secara lebih terarah sekaligus mampu menekan potensi kenakalan remaja di wilayah Kecamatan Danau Teluk.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah, sekolah, orang tua, tokoh masyarakat, dan warga menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif serta membangun generasi muda yang memiliki karakter positif dan bertanggung jawab.




