Lestarikan Kearifan Lokal, Babinsa Talang Bakung Hadiri Verifikasi dan Penilaian Kampung Adat.
Jambi –Upaya menjaga dan melestarikan kearifan lokal terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya melalui kegiatan verifikasi dan penilaian Kampung Adat yang dilaksanakan di Kelompok Belajar Adat Melayu Bungo Rampai RT 14, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, Rabu (23/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Talang Bakung Koramil 415-10/Jambi Selatan Kodim 0415/Jambi, Sertu Prana Yuda, turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap upaya masyarakat dalam mempertahankan nilai-nilai budaya dan adat istiadat yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Kegiatan verifikasi dan penilaian diselenggarakan oleh Tim Penilai dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Jambi bersama Lembaga Adat Daerah. Penilaian dilakukan untuk melihat berbagai aspek yang menjadi bagian dari kehidupan Kampung Adat, mulai dari keberlangsungan tradisi leluhur, arsitektur bangunan khas, penerapan nilai dan hukum adat, hingga keharmonisan sosial masyarakat yang berlandaskan budaya lokal.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua LAM Kota Jambi Datuk Aswan Hidayat Usman, SE, para Datuk Tim Penilai Kampung Adat Tingkat Kota Jambi, Camat Paal Merah Datuk Abdul Salim, S.Pd., Ketua LAM Kecamatan Paal Merah Datuk Drs. Afrizal, M.Pd., para lurah se-Kecamatan Paal Merah, Ketua LAM kelurahan, Ketua LPM, TP PKK, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Ketua Forum RT beserta para Ketua RT se-Kelurahan Talang Bakung, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta tim penilai.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya kolaborasi antara pemerintah, lembaga adat, aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menjaga keberadaan budaya lokal agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi penerus.
Sertu Prana Yuda mengatakan, kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap berbagai upaya positif masyarakat, termasuk dalam menjaga kelestarian budaya dan kearifan lokal.
“Kami mendukung upaya masyarakat dalam mempertahankan dan melestarikan adat serta budaya lokal. Selain menjadi warisan leluhur, nilai-nilai budaya juga dapat menjadi bagian penting dalam mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat,” ujar Sertu Prana Yuda.
Menurutnya, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Tidak hanya pemerintah dan lembaga adat, tetapi juga generasi muda memiliki peran penting untuk mengenal, memahami dan meneruskan berbagai tradisi yang menjadi identitas daerah.
Selain mendukung pelestarian budaya, kehadiran Babinsa juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung. Sinergi dengan pemerintah kelurahan, Bhabinkamtibmas, lembaga adat dan tokoh masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana yang aman dan tertib.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai memberikan apresiasi terhadap kekompakan masyarakat Kelurahan Talang Bakung serta dukungan dari aparat kewilayahan, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Kekompakan dan sinergi tersebut dinilai menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung penilaian Kampung Adat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung oleh tim penilai ke sejumlah rumah adat, melihat pameran kerajinan tangan lokal serta menyaksikan pertunjukan Saluko yang menjadi salah satu kesenian khas daerah setempat.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan penuh khidmat. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan keberadaan adat dan budaya lokal semakin mendapat perhatian serta terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya masyarakat Kota Jambi





