Musim Kemarau, Babinsa Suka Makmur Ingatkan Warga Hentikan Kebiasaan Membakar Sembarangan.
Muaro Jambi – Di tengah kondisi cuaca kemarau yang kering dan rentan memicu kebakaran, upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan Babinsa di wilayah binaannya.
Babinsa Koramil 415-13/Mestong Kodim 0415/Jambi, Koptu Winarno, kembali hadir di tengah masyarakat Desa Suka Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (8/9/2026). Kehadirannya tidak hanya sebagai bagian dari tugas pembinaan wilayah, tetapi juga untuk mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.
Dalam kesempatan tersebut, Koptu Winarno berinteraksi langsung dengan warga sekaligus menyampaikan imbauan agar tidak melakukan pembakaran sampah, sisa tanaman maupun semak belukar secara sembarangan.
Menurutnya, kebiasaan membakar yang dianggap sepele dapat menjadi persoalan besar apabila api tidak terkendali. Terlebih pada musim kemarau, kondisi lahan yang kering membuat api lebih mudah menjalar dan sulit dipadamkan.
“Setiap api yang dinyalakan sembarangan bisa berkembang menjadi kebakaran besar yang sulit dikendalikan. Asap yang dihasilkan juga membuat kualitas udara semakin buruk dan dapat mengganggu kesehatan, terutama anak-anak dan orang tua,” tegas Koptu Winarno saat berbincang dengan warga.
Ia menambahkan, dampak kebakaran tidak hanya dirasakan oleh orang yang melakukan pembakaran. Ketika api meluas dan menghasilkan asap tebal, seluruh masyarakat dapat terkena dampaknya, mulai dari gangguan kesehatan, terganggunya aktivitas sehari-hari hingga kerusakan lingkungan.
Karena itu, Koptu Winarno mengajak warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan. Masyarakat juga diharapkan dapat memilih cara yang lebih aman dalam mengelola sampah maupun sisa tanaman tanpa menggunakan api yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
“Jangan menganggap pembakaran kecil sebagai hal biasa. Kita harus mencegah sejak awal sebelum api menjadi besar. Mari saling mengingatkan dan bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman,” ujarnya.
Koptu Winarno juga mendorong masyarakat untuk mengedepankan semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak karena dampaknya dapat dirasakan secara luas.
Kehadiran Babinsa di tengah warga diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Selain memberikan imbauan, komunikasi langsung dengan warga juga menjadi sarana untuk mengetahui kondisi dan potensi kerawanan kebakaran di wilayah binaan.
Upaya sosialisasi dan edukasi tersebut akan terus dilakukan secara berkelanjutan di wilayah Koramil 415-13/Mestong. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan, potensi Karhutla diharapkan dapat ditekan sehingga warga dapat beraktivitas dengan aman tanpa terganggu asap maupun dampak kebakaran





