Cegah Karhutla, Babinsa Mekar Jaya Manfaatkan Teknologi Drone untuk Deteksi Dini.
Muaro Jambi – Upaya mencegah dan mendeteksi dini kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat di wilayah binaan Koramil 415-13/Sebapo, Kodim 0415/Jambi. Salah satunya dilakukan Babinsa Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi, Sertu Zulrahman, dengan memanfaatkan teknologi drone untuk memantau potensi kebakaran lahan.
Kegiatan sosialisasi sekaligus demonstrasi pemantauan tersebut dilaksanakan bersama warga binaan pada Minggu (6/9/2026). Pemanfaatan drone menjadi salah satu langkah untuk memperluas jangkauan pengawasan, terutama terhadap kawasan perkebunan dan lahan yang sulit dipantau secara langsung dari darat.
Bersama tim pemantau kebakaran lahan, Sertu Zulrahman terlebih dahulu memeriksa dan memastikan kesiapan perangkat drone sebelum diterbangkan. Selanjutnya, drone digunakan untuk memantau kondisi lahan di wilayah Desa Mekar Jaya dan sekitarnya.
Dengan pemantauan dari udara, kondisi wilayah dapat diketahui secara lebih cepat dan menyeluruh. Keberadaan asap maupun indikasi titik api juga diharapkan dapat diketahui sejak dini sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan sebelum api berkembang dan meluas.
Sertu Zulrahman menjelaskan, kondisi musim kemarau membuat sejumlah kawasan lahan menjadi lebih rentan terhadap kebakaran. Karena itu, pengawasan tidak cukup hanya dilakukan secara manual dari darat, tetapi perlu didukung dengan teknologi yang mampu menjangkau wilayah yang lebih luas.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pengawasan dari darat. Lahan perkebunan dan hutan di sini sangat luas. Dengan drone, kita bisa melihat semuanya dari atas, mengetahui di mana ada asap, dan langsung bergerak ke lokasi itu,” ujar Sertu Zulrahman.
Menurutnya, teknologi drone bukan untuk menggantikan peran masyarakat dalam melakukan pengawasan, melainkan menjadi alat pendukung untuk mempercepat proses pemantauan dan deteksi dini.
Warga Desa Mekar Jaya pun menyambut antusias metode pemantauan tersebut. Mereka memahami bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, terutama dengan meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.
Selain pemantauan menggunakan drone, warga juga diimbau tetap melakukan pengawasan secara langsung di lingkungan masing-masing serta segera melaporkan apabila menemukan asap, api, maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran kepada Babinsa atau aparat setempat.
Sertu Zulrahman berharap penggunaan teknologi tersebut dapat semakin meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Teknologi membantu kita, namun kesadaran warga tetap yang paling utama. Mari kita jaga lahan kita bersama, agar Desa Mekar Jaya tetap aman dari bahaya api,” pungkasnya.
Melalui sinergi antara Babinsa, tim pemantau dan masyarakat, upaya pencegahan Karhutla di Desa Mekar Jaya diharapkan semakin efektif. Pemanfaatan teknologi drone sekaligus kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga hutan dan lahan tetap aman serta mencegah kebakaran sejak dini.






